Sabtu, 17 September 2011

dampak kecanduan internet serta media sosial terhadap otak dan cara bersosialisasi


Perkembangan dunia teknologi khususnya komunikasi tentunya telah banyak membantu berjuta-juta penduduk dunia untuk saling terhubung antara yang satu dengan yang lainnya. Bahkan semakin lama, kita dapat berkomunikasi dengan teman, keluarga maupun relasi bisnis kita dengan harga yang murah dan dengan kualitas yang cenderung meningkat.

Namun teknologi ini untuk sebagian orang justru memberikan dampak negatif terhadap kualitas dari hubungan yang mereka jalin. Bagaimana tidak, belakangan ini masyarakat lebih nyaman mengumpulkan teman-teman didunia maya daripada aktif pada kegiatan-kegiatan organisasi riil yang dapat memberikan kualitas hubungan pertemanan yang lebih kongkrit dan intents.

Hati-hati, kebiasaan selalu terhubung dengan banyak orang melalui media sosial internet dapat meningkatkan stres, melemahkan hubungan personal, dan membuat Anda selalu kurang tidur. Hal itu menurut tim dari Harrisburg University of Science and Technology, Amerika Serikat.


Tim ahli meneliti para mahasiswa yang selama beberapa minggu tidak membuka Facebook, Twitter, layanan pesan instan dan situs internet lainnya. Mereka menemukan, teknologi yang sudah menjadi kebiasaan memiliki potensi jebakan.



"Para mahasiswa sebenarnya sadar bahwa penggunaan media sosial internet terutama Facebook dan layanan pesan instan jika tidak diatur dengan baik bisa merusak hidup mereka," kata Eric Darr, salah satu pejabat dari University of Science and Technology, seperti dikutip dari NY Daily News. 


Ambil saja facebook sebagai contoh kasusnya. Banyak orang yang memiliki ratusan atau bahkan ribuan teman difacebook tapi di dunia nyata, mereka hanya memiliki beberapa orang teman dekat yang menemani keseharian mereka. Inilah salah satu dampak negatif facebook yang sampai sekarang mungkin belum disadari oleh beberapa orang. Mereka telah kehilangan kemampuan untuk berbaur dengan masyarakat dan cenderung nyaman dengan kehidupan online. Padahal jika terjadi suatu hal yang krusial pada kehidupan kita, yang bisa membantu kita bukanlah orang-orang yang kita kenal didunia maya tapi orang-orang yang hidup disekitar kita.




Oleh karena itu, mari kita imbangi kehidupan aktif kita didunia maya dengan menjalin hubungan dan komunikasi yang intents dengan masyarakat yang ada disekitar kita. Dengan demikian kita tidak akan terkotak-kotakkan oleh hubungan yang sempit dan kita tidak akan kehilangan kemampuan berkomunikasi dengan yang lain.

Sebanyak 800 mahasiswa dilarang untuk menggunakan internet untuk mengetahui bagaimana internet memengaruhi kehidupan mahasiswa dan fakultas. Kebanyakan siswa mematuhi larangan percobaan tersebut selama satu minggu pada awal bulan dan mereka menemukan, teknologi itu memang dapat mengatur kehidupan mereka.

Darr mengatakan, ada saja mahasiswa yang secara diam-diam membuka internet melalui ponsel pintar dan bukan jaringan kampus yang bisa membuatnya terdeteksi melalui IP (internet protocol). Tetapi, sebagian besar mahasiswa patuh dengan larangan percobaan tersebut.

"Kebanyakan siswa berperilaku seperti perokok yang menyelinap untuk merokok setelah kelas berakhir. Mereka akan menyelinap untuk memeriksa akun mereka di internet dengan ponsel," kata Darr.

Beberapa mahasiswa merasakan stres berkurang karena mereka tidak terus-menerus memeriksa status teman-teman mereka dan menemukan lebih banyak waktu untuk melakukan hal lain. Para mahasiswa juga merasakan merekan cenderung lebih sering tatap muka dengan siswa atau staf pengajar yang biasanya berkomunikasi melalui internet.

Harrisburg University of Science and Technology, adalah universitas di Amerika Serikat yang pertama kali melakukan eksperimen ini. Menurut Darr hal ini akan sulit dilakukan pada institusi akademik yang besar dan memiliki infrastruktur kompleks.

Hasil eksperimen ini memang masih diteliti lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang lebih detail. Tetapi terlihat bahwa media sosial tetap harus digunakan bersamaan dengan komunikasi secara personal.



dua tips untuk memanfaatkan teknologi sehingga kita mendapatkan sebuah kualitas hubungan yang baik dengan teman-teman kita. Berikut adalah tipsnya :
  1. Gunakan teknologi yang anda kuasai untuk menjalin hubungan yang lebih intents dengan  teman atau orang-orang yang sebelumnya telah anda kenal didunia nyata. Jangan terobsesi untuk mencari teman-teman baru di Facebook, twitter , atau social media yang lain karena kecenderungan yang terjadi, mereka yang hanya anda kenal didunia maya tidak akan memberikan nilai persahabatan yang mutualisme atau saling mensupport antara satu dan yang lain didunia nyata.
  2.  Jika anda ingin mencari teman-teman yang baru didunia maya, carilah komunitas positif yang sering melakukan pertemuan didunia nyata atau biasa dikenal dengan istilah kopdar atau kopi darat. Komunitas seperti inilah yang benar-benar akan mengasah kemampuan komunikasi anda karena komunitas-komunitas ini seringkali memberikan kita inspirasi dan dukungan yang optimal pada kehidupan anda.

                                                sumber : shvoong.com, vikhi.com

0 komentar:

Posting Komentar